Surabaya, 18 Agustus 2026 — CV Reka Cipta Indonesia mengumumkan perluasan jaringan distribusi ke wilayah Jawa Tengah melalui kerja sama baru dengan sebuah unit pengolahan garam rakyat di Rembang. Kerja sama ini menandai langkah pertama perusahaan distribusi garam asal Surabaya tersebut untuk memperluas cakupan operasional di luar basis utamanya di Jawa Timur.
Latar Belakang Kerja Sama
Menurut keterangan resmi perusahaan, kerja sama dengan mitra pengolahan garam di Rembang telah melalui proses studi lapangan selama beberapa bulan terakhir — mengikuti pendekatan yang sama seperti yang dilakukan tim Reka Cipta saat mendirikan usaha di Kalianget dan Sampang pada 2018 silam.
Irwan Sugianto, Manager Pemasaran CV Reka Cipta Indonesia, menjelaskan bahwa perluasan ini didorong oleh permintaan dari beberapa mitra industri yang beroperasi di koridor Semarang–Rembang dan membutuhkan pasokan garam industri dengan dokumentasi mutu yang setara dengan yang selama ini diterima mitra di Jawa Timur.
"Kami tidak ingin sekadar menambah wilayah kirim. Setiap perluasan harus diikuti dengan standar dokumentasi dan uji laboratorium yang sama seperti yang kami terapkan di Surabaya. Itu prinsip yang tidak bisa ditawar," ujar Irwan dalam keterangannya.
Cakupan Kerja Sama
Berdasarkan nota kesepahaman awal, kerja sama ini mencakup beberapa poin utama:
Penyerapan hasil garam rakyat dari sentra produksi di pesisir Rembang, dengan skema harga yang mengacu pada standar mutu terukur.
Distribusi garam industri dan garam kasar ke pelanggan industri menengah di wilayah Jawa Tengah bagian utara.
Penerapan uji laboratorium berkala terhadap hasil produksi mitra Rembang, sejalan dengan standar yang selama ini diterapkan untuk mitra di Madura dan Sampang.
Tanggapan dari Mitra Industri
Salah satu perwakilan mitra industri yang telah lebih dulu bekerja sama dengan Reka Cipta di Surabaya menyambut baik rencana perluasan ini, mengingat sejumlah anak perusahaan mereka juga beroperasi di wilayah pesisir utara Jawa Tengah.
"Selama ini kami mengandalkan pengiriman dari Surabaya yang memakan waktu lebih lama untuk fasilitas kami di Jawa Tengah. Kalau ada titik distribusi yang lebih dekat dengan dokumentasi mutu yang sama, itu jelas mempermudah operasional kami," kata salah satu perwakilan pelanggan yang enggan disebutkan namanya.
Langkah Selanjutnya
Perusahaan menyatakan bahwa proses uji laboratorium terhadap sampel awal dari mitra Rembang saat ini masih berjalan, dan distribusi komersial penuh ditargetkan mulai berjalan pada kuartal keempat 2026. Reka Cipta juga menyebutkan bahwa perluasan ini tidak akan mengurangi prioritas terhadap mitra petani garam yang telah lebih dulu bekerja sama di Madura dan Sampang.
"Pertumbuhan yang kami kejar bukan pertumbuhan yang meninggalkan mitra lama. Justru sebaliknya — semakin luas jaringan kami, semakin besar juga kapasitas kami untuk menyerap hasil garam petani secara konsisten," tutup Irwan.